THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, December 2, 2010

Dad.. I miss you..

This is my dad...

This picture was taken on 2006 during his performance for Ramah Tamah Aidilfitri Petronas.This time, I'm in form 2. I remembered , I took this picture. I love to seeing him playing music.I used to joined him every time he went for jamming.He was a musician before. Since he was so young. Mak dan ayah pun bertemu jodoh di Saberkas. How sweet. Bila terkenangkan semula kisah cinta mereka lalu aku pun terfikir , " Mom, you're such a lucky woman. " My dad is a man with vision , a positive thinker. Never hurt his children especially his wife ( my mom ). Ya Alhamdulillah.Aku dikurniakan seorang bapa seperti dia.Betapa beruntungnya aku.Terima kasih Ya Allah.Meskipun ayah ku seorang 'saudara baru' namun aku bersyukur.Didikan agama yang telah diberikannya teramatlah sempurna.Seseungguhnya dia telah mendidik anak2 nya dengan sempurna.Perbelanjaan,kasih sayang,perhatian dan lain2.Semuanya sempurna.Sukar untuk ku dapat pengganti sepertimu ayahku.

Aku agak terkilan , di hari perkahwinan ku , aku hanya akan berwalikan seorang ABANG bukannya seorang AYAH.Anak yang bakal aku lahirkan tidak akan sempat menatap wajah ATUKNYA yang sungguh mulia ini.BAKAL SUAMI ku tidak akan sempat untuk mengenali LELAKI yang hebat seperti ayah. Di waktu kesusahan ku , tiada lagi insan yang bergelar ayah akan mendengar luahan ku..Menghapuskan air mata di pipi ku. Ya Allah , aku teramat merinduinya.

Flashback : Whenever I get the highest score in English subject , I will proudly showed him my result. " Pa ! I get the highest score once again ! Where's my present ? " ^_^ Kesiannya ayah.Anak daranya yang asyik membebankan nya.Sering minta perhatian.Alahai..Betapa manja nya aku satu ketika dahulu.

" Pa, I wanna go for shopping ".. Ayahku terdiam.I know , ayah belom pay day.Anak daranya yang sering mintak DUIT. I was an immatured teen who always ask for his money just to satisfied myself. I'm sorry, dad. Saya sering membuatmu bingung dengan perbelanjaan ku yang sering kali melampaui batas sedangkan aku tahu ayah terlalu banyak tanggungan.Saya ingin membalas jasamu.But how?

" Pa, I wanna hang out with my friends." He replied , JUST STAY AT HOME. Lalu aku pun merajuk.I didn't talk to him for whole day.Eggan makan,enggan keluar dari bilik,enggan bertegur.Lalu dengan nada terpaksa,ayah pun memberi green light untuk aku hang out bersama kawan2.Namun aku tidak menyedari bahawa aku telah melukai hatinya. Saya minta maaf, ayah..

" Pa, let's picnic." He replied , " sayang, I'm busy for this weekend ". Lalu aku pun merajuk lagi. Namun senyuman ku terpancar kembali pabila dia membawaku untuk berkelah setelah dia kembali dari bekerja.But, do I ever thought that he was totally exhausted and he needs rest.?I am too selfish , dad. I'm SORRY.

I'm growing up. In 2007 ,I'd turns to sweet 15 teen. Ya it's my PMR-war .Sigh. Pada mulanya aku amat bersemangat tambahan lagi apabila dicabar oleh ayahanda tersayang untuk mencapai target straight A dlm PMR. Semangat ku berkobar-kobar. My first semester exam , I was totally excel in exam. sehingga aku benar2 yakin untuk mendapatkan gred A dlm smua subjek PMR. How sadly....

On 13th April 2007 , the early morning , when I've been busy getting myself ready to go to school,aku pun mengejutkan ayah dr tidur.Namun,dia masih tidak sedar dari tidur.Aku pun beredar untuk mandi dan bersiap2 dengan uniform dan buku2 sekolah. Aku mula mengesyaki keanehan ayah kerana tidak lagi beredar dari kamar nya.Biasanya di waktu subuh , dia akan pergi ke surau untuk menunaikan solat Subuh.Namun aku tiada melihat bayangnya ke surau.Lalu aku dengan rasa musykil kembali lagi ke kamar nya untuk membangunkan nya dari tidur.Berkali2 aku memanggilnya masih lagi tiada jawapan.lalu aku pun menyentuhnya dengan perasaan terkejut.MasyaAllah..Sejuknya badan ayah. Aku dengan rasa panik terus membangunkan adikku dan pak cik ku serta merta lalu menelefon ambulan  Petronas.Dalam masa 15 min , ambulan pun sampai lalu mengusung ayah ke dalam ambulan dan di bawa ke Hospital Bintulu.Tidak sampai satu jam , aku dikejutkan dengan berita sedih drpd doktor yang mahu aku mengesahkan JENAZAH ayah dan menandatangani surat perakuan jenazah.Ya Allah.hanya Allah sahaja yang tahu betapa hancurnya aku pada saat itu.

I miss you, dad.Sorry for everything.